Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/presuniv/public_html/poss/wp-settings.php on line 520

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/presuniv/public_html/poss/wp-settings.php on line 535

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/presuniv/public_html/poss/wp-settings.php on line 542

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/presuniv/public_html/poss/wp-settings.php on line 578

Deprecated: Function set_magic_quotes_runtime() is deprecated in /home/presuniv/public_html/poss/wp-settings.php on line 18

Strict Standards: Declaration of Walker_Page::start_lvl() should be compatible with Walker::start_lvl(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1199

Strict Standards: Declaration of Walker_Page::end_lvl() should be compatible with Walker::end_lvl(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1199

Strict Standards: Declaration of Walker_Page::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1199

Strict Standards: Declaration of Walker_Page::end_el() should be compatible with Walker::end_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1199

Strict Standards: Declaration of Walker_PageDropdown::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1244

Strict Standards: Declaration of Walker_Category::start_lvl() should be compatible with Walker::start_lvl(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1391

Strict Standards: Declaration of Walker_Category::end_lvl() should be compatible with Walker::end_lvl(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1391

Strict Standards: Declaration of Walker_Category::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1391

Strict Standards: Declaration of Walker_Category::end_el() should be compatible with Walker::end_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1391

Strict Standards: Declaration of Walker_CategoryDropdown::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/classes.php on line 1442

Strict Standards: Redefining already defined constructor for class wpdb in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/wp-db.php on line 306

Strict Standards: Redefining already defined constructor for class WP_Object_Cache in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/cache.php on line 431

Strict Standards: Declaration of Walker_Comment::start_lvl() should be compatible with Walker::start_lvl(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/comment-template.php on line 1266

Strict Standards: Declaration of Walker_Comment::end_lvl() should be compatible with Walker::end_lvl(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/comment-template.php on line 1266

Strict Standards: Declaration of Walker_Comment::start_el() should be compatible with Walker::start_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/comment-template.php on line 1266

Strict Standards: Declaration of Walker_Comment::end_el() should be compatible with Walker::end_el(&$output) in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/comment-template.php on line 1266

Strict Standards: Redefining already defined constructor for class WP_Dependencies in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/class.wp-dependencies.php on line 31

Strict Standards: Redefining already defined constructor for class WP_Http in /home/presuniv/public_html/poss/wp-includes/http.php on line 61
POSS President University
Mar
18
2009
101

XUL, the XML User Interface Language

XUL dibaca Zool, pertama kali saya dengar waktu mengikuti conferensi open source di Malaysia, salah satu pembicaranya membuat aplikasi rumah sakit menggunakan XUL ini.

Walaupun akhirnya ada banyak perdebatan mengenai XUL dimana intinya tidak flexible krn user harus menggunakan Mozilla sebagai browsernya. Tapi computer programming ini patut dipelajari, krn dengan ini kita bisa membuat aplikasi yang lintas platform, ga cuma terpaku sama powerful programming language yang ga lain adalah PHP. Hidup PHP!! hehehe….

Klo mau buat stand-alone aplikasi XUL, buat back-end nya aplikasi XUL, kita perlu yang namanya XULrunner, jadi browsernya ga perlu buat menjalankan aplikasinya tapi XULrunner punya executable filenya sendiri, jd tinggal di klik trs aplikasinya jalan deh… naaaah klo mau tau lebih banyak tentang XULrunner silahkan jangan sungkan untuk mengunjungi http://en.wikipedia.org/wiki/XULRunner

Buat kamu-kamu yang udah paham dengan DHTML, bakal cepet menguasai XUL dan langsung bisa membuat aplikasinya. Elemen-elemen yang bisa dibuat pake aplikasi XUL diantaranya:

  • Inputan kayak textboxes dan checkboxes
  • Tombol
  • Menu bar maupun pop up menu
  • Tab menu
  • Tree untuk tabular informasi
  • Shortcut untuk Keyboard

sebelum mulai bikin aplikasinya pake XUL, jangan lupa beberapa hal berikut:

  • semua elemen dan atribut dalam XUL harud ketik-kan dengan huruf kecil semua karena XUL ini case-sensitive ga seperti HTML
  • isi  dari atribut dalam XUL harus diletakan didalam tanda quote, walaupun nilai tersebut adalah ANGKA
  • file di XUL itu biasanya dibagi kedalam 4 file, salah satunya itu layout dan elemen, stlye, entity declaration

ini contoh script untuk membuat window:

<?xml version=”1.0″?>
<?xml-stylesheet href=”chrome://global/skin/” type=”text/css”?>

<window
id=”findfile-window”
title=”Find Files”
orient=”horizontal”
xmlns=”http://www.mozilla.org/keymaster/gatekeeper/there.is.only.xul”>
<!– Other elements go here –>
</window>

skript diatas cuma nampilin window doang tanpa elemen2 user interface yang lain

klo mau bikin tombol caranya cuma gini:

<button
id=”identifier”
class=”dialog”
label=”OK”
image=”images/image.jpg”
disabled=”true”
accesskey=”t”/>

duh…hehehe…klo mau dijelasin disini kayaknya panjang banget ya, nanti disambung lagi aja di post entry berikutnya ya.

yang pasti, untuk kesempatan ini,  saya mau kasih liat klo bikin aplikasi XUL ini tuh ga sulit.

buat diskusi lebih lanjut bisa hub saya ummm biasanya sich di oca_coolest@yahoo.com tapi krn lagi kena masalah yang ga tau gimana ngebenerinnya heee jadi ke rosa.aja@gmail.com aja.

Mar
18
2009
123

ZABBIX

Oleh: Soesilo Manti

Apa sih zabbix itu? Sepertinya banyak yang belum tahu atau bahkan dengar tentang nama itu.Tapi untuk orang-orang yang berkecimpung dalam dunia open source, terutama orang yang kerjanya di bagian system administrator pasti tahu tentang zabbix.

Yup, zabbix adalah salah satu software gratis yang digunakan untuk memonitor jaringan dan satus dari berbagai network services, servers dan network hardware lainnya. Diciptakan oleh Alexei Vladishev, software ini sudah mendukung polling dan trapping.

Keunggulan yang dimiliki oleh zabbix adalah software ini merupakan open source yang dapat dengan mudah didapatkan dan gratis. Selain itu, zabbix juga memiliki GUI yang bagus sehingga mudah dimengerti oleh penggunanya ( menyediakan visualisasi seperti map dan grafik sehingga juga memudahkan kita dalam pengaturan administrasi maupun systemnya (flexibel) ). Kita bisa memilih dengan bebas jenis dan tipe laporan yang kita inginkan, apakah per minggu atau jangka waktu lainnya. Bila kita hanya menginginkan data tanpa grafik, Zabbix juga sanggup melakukannya. Ditinjau dari segi keamanan, software yang satu ini juga mempunyai system keamanannya sendiri, seperti authentifikasi dengan IP address dan Memberikan informasi masalah dengan cepat, misalkan dengan e-mail atau sms.

Dengan semua keunggulan yang dimiliki oleh ZABBIX, software ini dapat memainkan peranan yang penting dalam memonitor infrastructure jaringan dan dapat mambantu para system administrator dalam melakukan pekerjaannya. Zabbix benar-benar tepat untuk sebuah perusahaan kecil yang memiliki beberapa server dan untuk perusahaan besar dengan banyak server.

Written by admin in: Tutorial | Tags:
Mar
18
2009
114

LATEX

Oleh: Egtheasavianca

Mungkin Anda baru mendengar nama ini “LaTeX”. Namun bagi kalangan tertentu, LaTeX merupakan sebuah tools yang berguna untuk mengerjakan berbagai hal yang dapat dilakukan sebuah program Microsoft Office. Bahkan banyak professional berpendapat bahwa LaTeX lebih baik dibandingkan pesaingnya Microsoft Office. LaTeX umumnya digunakan oleh kalangan ilmuwan, insinyur, pelajar dan juga di dunia komersil.

LaTeX merupakan sebuah document markup language dan document preparation system untuk program TeX typesetting, yang bekerja layaknya HTML Latex juga dapat digunakan untuk menterjemahkan sebuah dokumen dan juga dokumen berbasis XML menjadi format PDF. Latex banyak digunakan karena menggunakan typesetting yang berkualitas tinggi yang dapat diperoleh melalui TeX. Hal ini menawarkan sebuah desktop publishing yang dapat diprogram dengan berbagai fitur dan banyak fasilitas untuk memudahkan banyak aspek typesetting dan desktop pubilishing meliputi penomoran, referensi, tabel dan figur, layout halaman dan bibiliografi.

Latex bertujuan unk menyediakan high level languange untuk mengakses fitur TeX. Latex sesungguhnya berisikan koleksi TeX macros dan sebuah program untuk mengakses dokumen LaTeX. Karena perintah untuk mengedit TeX merupakan low level languange, akan lebih mudah bagi pengguna menggunakan LaTeX untuk mengedit TeX. Latex pertama kali ditulis oleh Leslie Lamport di SRI International pada tahun 1980-an dan sekarang telah menjadi metode yang dominan dipakai untuk mengunakan TeX, hanya sedikit orang yang tetap menggunakan TeX. Versi yang digunakan sekarang adalah LaTeX2e. Istilah Latex merujuk hanya pada bagaimana dokumen ditulis, bukannya text editor itu sendiri. Untuk membuat sebuah dokumen LaTeX, sebuah file .tex harus dibuat mengguanakan sebuah text editor. Banyak orang menggunakan beberapa editor didesain khusus untuk bekerja dengan LaTeX.

Written by admin in: Tutorial | Tags:
Mar
18
2009
91

Elinks

Oleh: Aditya Hadi

Beberapa waktu yang lalu ketika sedang “main-main” di lab POSS bersama beberapa orang teman, seorang senior menawarkan kepada saya untuk melihat sebuah program yang bernama “ELinks”. Saya pun penasaran dan menanyakan tentang program tersebut. Ia hanya memberikan gambaran singkat bahwa “ELinks” adalah sebuah browser yang hanya bekerja pada teks mode. Saya pun membayangkan sebuah “Opera Mini” yang biasa saya pakai di handphone dipasang di linux, karena biasanya saya mengesetnya agar tidak menampilkan gambar supaya irit pulsa. Tapi begitu program “ELinks” telah selesai di-download dan langsung bisa dijalankan dengan command line, saya pun berjumpa dengan browser yang saxt box dan item-item lain? Dan buat ngat “hitam”, dan benar-benar hanya menampilkan teks. Bahkan garis pun digambarkan dengan teks. Saya pun langsung mengatakan bahwa “Opera Mini” sekalipun jauh di atas “ELink” dalam masalah tampilan. Lalu bagaimana browser ini menampilkan teapa programmer membuat browser kuno seperti itu? Inilah “ELinks” sebenarnya …

ELinks adalah Web Browser berbasis text yang pada awalnya khusus untuk dijalankan lewat console system operasi Unix. Sejak awal, projek pembangunan software ini bertujuan untuk menyediakan sebuah Web Browser yang khusus hanya bisa menampilkan teks namun kaya akan fitur-fitur bermanfaat serta pengembangan yang terbuka sehingga siapa saja bisa ikut andil dalam pengembangan browser ini.
Mungkin timbul sedikit pertanyaan di benak kita. Di zaman yang serba modern dengan pengembangan teknologi web page yang memanjakan pengguna dengan tampilan grafis menakjubkan seperti sekarang ini, mengapa masih ada developer yang susah payah membuat browser berbasis teks yang terkesan ketinggalan zaman seperti “ELinks”. Ada beberapa alasan mengapa “ELinks” dibuat :

  1. Seperti yang kita tahu kebanyakan browser yang berbasis grafis begitu lambat untuk hanya membuka satu web page dan membutuhkan banyak memori. Untuk sebagian pengguna, hal ini talk dapat diterima dan mereka membutuhkan sebuah browser yang hanya membutuhkan sedikit sumber daya untuk melakukan browsing.
  2. Browser berbasis teks juga begitu berharga pada server yang tak memiliki tampilan grafis dan hanya menggunakan session lewat SSH dan yang semisalnya.
    Bila anda pikir kita tak akan mampu membuka sebagian besar web page di zaman sekarang karena kebanyakan mereka menggunakan gambar dan efek grafis lain, maka anda salah. Sekitar 75 % web page di internet dapat dibuka secara sempurna dengan “ELinks” dan 15 % sisanya tetap dapat dibuka walau tidak dengan tampilan yang sempurna.

    Proyek pembuatan “ELinks” sendiri dimulai pada tahun 2001 dari eksperimen Petr Baudis pada web browser “Links” yang pertama kali dibuat oleh Mikulas Patocka. Sejak itu, tambahan “E” yang berarti ‘Extended’ atau ‘Enhanced’ ditambahkan di depan “Links”. Puncaknya, pada tanggal 1 September 2004 Petr Baudis menyerahkan pengembangan projek ini pada Jonas Fonseca, seorang developer asal Denmark.
    Fitur-fitur menarik yang ada pada “ELinks” :
    1. Otentifikasi HTTP dan Proxy
    2. Cookies HTTP permanen
    3. Dukungan untuk scripting Perl, Ruby, Lua, dan GNU Guile pada browser
    4. tabs
    5. Menu dan dialog yang cantik
    6. Tabel dan Frame HTML
    7. Download lewat background
    8. Support CSS (beberapa)
    9. Support ECMAScript (beberapa)
    10. Pengeditan Teks Box pada Teks Editor Eksternal
    11. Support penggunaan mouse
    12. Display teks berwarna
    13. Support Protokol : local files, finger, http, https, ftp, fsp, ipv4, ipv6
    14. Support Protokol (dalam percobaan): BitTorrent, gopher, nntp
    15. Telah mendukung hampir semua platform system operasi seperti : OpenBSD, FreeBSD, Mac OS, OS/2, Solaris, dan bahkan Microsoft Windows.

Written by admin in: Tutorial |
Mar
18
2009
118

R, Software Statistik Berbasis Open-Source

R, Software Statistik Berbasis Open-Source
Oleh: Birgita Adelia
R adalah sebuah aplikasi software gratis (berlisensi open-source GPL) dalam bentuk language dan environment untuk perhitungan dan pembuatan grafik yang berhubungan dengan statistik. Software R merupakan projek GNU yang serupa dengan S language dan environment yang dikembangkan oleh John Chambers dan rekan-rekannya di Bell Laboratories (dahulunya AT&T, sekarang Lucent Technologies). Software ini dapat digunakan dalam berbagai macam platform, seperti UNIX platforms, Windows dan MacOS.

Dalam penerapannya, R dapat dipertimbangkan sebagai software yang berbeda dengan S karena adanya suatu perbedaan yang mendasar, yaitu kode-kode yang telah ditulis dalam software S tidak dapat diterapkan dalam software R.
Beberapa fungsi statistik yang terdapat dalam software R adalah linear modeling, nonlinear modelling, classical statistical tests, time-series analysis, classification, dan clustering. Sementara software S umumnya digunakan untuk penelitian dalam statistical methodology, software R menyediakan fasilitas Open Source untuk kegiatan penelitian tersebut.

Kelebihan lain dari software R adalah mudah dalam pembuatan grafik dan perhitungan matematika dan rumus. Grafik-grafik dasar sudah disediakan oleh software R. Pengguna memiliki kuasa untuk mengontrol perubahan-perubahan apapun yang berhubungan dengan grafik.

Software R merupakan pilihan yang tepat bagi pemula dalam menggunakan software yang berhubungan dengan statistik karena gratis, tidak memerlukan spesifikasi system yang tinggi, dan fleksibel. Mahasiswa dan karyawan dapat dengan mudah mempelajari dan menggunakan software ini sebagai peralihan dari penggunaan software statistik komersial.

Mar
18
2009
126
Mar
18
2009
134

GIMP

Gimp

View more documents from oca_coolest.
Written by admin in: Tutorial | Tags:
Mar
18
2009
139

BlueFish HTML editor

BlueFish HTML editor
Oleh: galihpermadi

Dalam pembuatan web, kerap kali seorang programmer atau web designer dituntut untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana script-script yang telah dibuat akan terlihat. Pada zaman dahulu kala, untuk membangun sebuah web, hanya dibutuhkan sebuah keterampilan dalam mengolah tag-tag HTML dan sebuah text editor, namun, seiring dengan bertumbuh kembangnya teknologi dan tuntutan kenyamanan dalam pembuatan web, banyak developer yang mengembangkan aplikasi pembuatan web berbasis grafis. Jadi, sang designer tak lagi melulu harus membuka web browser untuk melihat bagaimana script-script yang telah diciptakan terlihat. Fitur ini biasa dikenal dengan WYSIWYG (What You See Is What You Get). Sayangnya, aplikasi-aplikasi perancangan web berbasis grafis ini biasa diperuntukan untuk sistem operasi yang notebene proprietary, atau berbayar. Bagaimana dengan para pengguna Linux?

Dahulu, orang-orang yang berani memutuskan untuk “hijrah” ke linux biasanya adalah orang-orang yang memang akrab dengan command line. Mereka biasanya tidak terlalu ambil pusing dengan proses pembuatan web meski hanya bersenjatakan sebuah text editor. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ternyata para pengguna linux semakin tidak tersegmentasi. Hampir semua pengguna komputer merasa memiliki alasan untuk menggunakan linux sebagai sistem operasi mereka, bahkan para pemula sekalipun. Inilah yang menyebabkan perlunya sebuah aplikasi berbasis grafis untuk perancangan web di linux, salah satunya adalah BlueFish. Sudah dapat dipastikan bahwa BlueFish adalah GPL-licensed yang artinya bebas untuk digunakan oleh siapa saja termasuk Anda tanpa harus mengeluarkan biaya.

Satu hal yang mungkin dirasa sedikit kurang dari BlueFish adalah fasilitas preview. Di BlueFish, untuk mem-preview script yang telah kita buat, BlueFish masih harus meminjam browser yang terinstal dalam sistem kita. Mungkin untuk ke depannya fasilitas preview internal dapat dipertimbangkan mengingat versi terbaru dari BlueFish sekarang masih versi 1.0.

Jika Anda berminat, BlueFish dapat diunduh di situs resminya di http://bluefish.openoffice.nl/download.html

Written by admin in: Tutorial | Tags:

Powered by MarSim TerRomnite | Theme: by SalleyTam and MikeWils, design by Danbed Inc NTU.
Our Team:Living Snug Cen Nac Nordic Fact Socal Lily DRC Villa NYC Pacific Tea Winns